Musik zaman dahulu terasa lebih indah

Alasan Musik atau lagu zaman dahulu terasa lebih indah dibandingkan dengan musik zaman sekarang.

Di mana-mana di atas dunia
Banyak orang bermain music
Syair buatan Bang Haji Rhoma memang tidak salah, siapa sih yang tidak suka musik. Kalaupun ada itu biasanya hanya tidak suka musik genre tertentu, tapi pasti menyukai jenis musik dengan genre tertentu. Misal saya sendiri, tak begitu suka dengan musik koplo, tapi sangat suka dengan keroncong dan pop.

Musik memang tak bisa lepas dari kehidupan kita. Bahkan perabadan manusia. Dari segi sosial bahkan mungkin sampai agama musik cukup berpengaruh keadaanya. Karena musik dipercaya sebagai salah satu media pengekspresian emosi kita selain sebagai hiburan tentunya.

Musik di Gereja
Musik di Gereja

Perkembangan musik juga tidak bisa diremehkan. Kita tentu ingat pada waktu zaman penjajahan hingga awal kemerdekaan musik langgam dan keroncong sangat terkenal saat itu. Diputar di radio-radio atau bisa juga melalui piringan hitam. Musik koplo belum seterkenal saat ini, bahkan mungkin saja belum ada.

Toko Musik
DI Tahun 90an toko musik menjual kaset dan cd sebagai media musik

Sekolah khusus musik bahkan bermunculan hingga membuat perkembangan musik semakin maju. Hingga saat ini, musik dijadikan salah satu mata pelajaran di sekolah formal, bahkan ada yang dijadikan jurusan di sebuah perguruan tinggi. Tak hanya sekolah formal, dahulu saya ingat ketika di pondok pesantren ada kegiatan ekstrakurikuler musik, yah musik nasyid.

Namun menurutku perkembangan musik saat ini lebih ke bentuk medianya. Jika pada awal muncul musik hanya disebarluaskan melalui pita hitam kaset, berlanjut ke DVD akhirnya ke bentuk digital saat ini. Apple, sebagai perusahaan sebagai salah satu pelopor perkembangan musik melalaui digital dengan hadirnya iTunes sebagai “toko kaset” di awal tahun 2001 kalau tidak salah. Sejak saat itu bermunculan “toko” serupa seperti amazon music, google play music dan berlanjut hingga layanan streaming saat ini seperti spotify, joox, apple music dsb.

iTunes, Toko Musik DIgital
iTunes, Toko Musik DIgital

Lalu Kembali ke pertanyaan awal, Mengapa musik zaman dahulu terasa lebih indah dibandingkan dengan musik zaman sekarang? Menurut saya itu disebabkan oleh 2 hal :

  1. Musik di zaman dahulu susah untuk diperdengarkan, maksudnya kita perlu usaha yang lebih hanya untuk sekedar mendengarkan musik. Misal harus ke pasar untuk membeli kaset, cd atau meminta request di radio yang entah diputarkan atau tidak. Bandingkan dengan sekarang, melalui smartphone saja kita sudah bisa mendengarkan musik atau lagu yang kita inginkan. Nah karena tingkat kesulitan didapatkan itulah sebuah musik atau lagu lebih berharga menurut kita ketimbang musik yang mudah kita dapatkan saat ini.
  2. Ada kenangan di dalam sebuah musik/lagu. Banyak yang bilang lagu itu 90% kenangan 10% seni. Memang ungkapan tersebut tidaklah salah sepenuhnya. Kembali keatas, musik erat dengan kehidupan manusia. Mungkin dahulu ketika mendengarkan sebuah lagu atau musik teman-teman punya kejadian penting yang terjadi. Sehingga ketika musik itu diputar kembali, teman-teman menjadi teringat dengan peristiwa itu.

Bagaimana, apakah teman-teman punya lagu atau musik terfavorit?

Hari Written by:

suka makan mie instant dan coca cola. Sering dibilang introvert, padahal cuma malas ketemu orang-orang.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *