Profil Desa Buana Sakti Lampung Timur

Sejarah Singkat

Desa Buana Sakti dibuka pada tanggal 05 April 1965 dan pada waktu itu kita memandang hanyalah hutan belantara yang nampak dalam pandangan seseorang.

Seiring berjalannya waktu maka datanglah beberapa rombongan masyarakat dari pulau jawa yang dipimpin oleh Bapak MURADI. Rombongan terdiri masyarakat dari Kabupaten pacitan sebanyak 45 keluarga, kabupaten Tulung Agung sebanyak 41 keluarga, Kabupaten Ponorogo sebanyak 35 Kepala Keluarga dan dari Jawa Tengah sebanyak 47 Kepala Keluarga.

Ketika Bp. MURADI survey daerah selatan sungai way sekampung ternyata belum terdapat rumah penduduk, dalam artian masih belantara. Sehingga pembukaan akan dilakukan segera. Saat itu rombongan ditampung di desa Rejoagung, Adiwarno, Nampirejo, dan desa Balekencono selama satu tahun.

Setelah para sesepuh saat itu berkumpul dalam pembagian wilayah yang akan dibuka, akhirnya Pembukaan lahan dilakukan Bp. MURADI dan rombongan di daerah selatan Way Sekampung yang mana daerah tersebut saat itu dinamakan Umbul Candi Rejo.

Seiring dengan jalannya pemerintahan maka pada tahun 1972 Umbul Candi Rejo dijadikan desa persiapan pada waktu itu. Dilantiklah Pejabat sementara (PJS) yang dijabat oleh Bp. MURADI  hingga tahun 1975. Akhirnya pada tahun 1983, daerah Umbul Candi Rejo menjadi desa definitif dengan nama Desa Buana Sakti. Buana Sakti sendiri diambil dari bahasa kuno yang terdiri kata Bawono dan Sakti. Bawono memiliki arti hutan belantara yang belum terjamah dan Sakti  mempunyai makna kuat atau mampu. Sehingga nama Buana Sakti dapat diartikan sebagai sebuah tempat yang alam yang hebat dalam artian bisa mencukupi kebutuhan masyarakat.. Hingga saat ini, desa Buana Sakti telah dipimpin oleh beberapa Kepala Desa yaitu :

  1. Bp. SARMUN dari tahun 1975 sampai tahun 1991
  2. Bp. MIYATNO dari tahun 1991 sampai tahun 1999
  3. Bp. MUKONO dari tahun 1999 sampai tahun 2013
  4. Bp. TUMARI dari tahun 2014 sampai sekarang

Karena jumlah penduduk yang banyak dan wilayah yang terlalu luas serta terpisah dengan keadaan geografis, maka pada tahun 2006 Desa Buana Sakti melakukan pemekaran pemerintahan. Sebelah selatan wilayah Desa Buana Sakti tepatnya wilayah disebelah selatan Sungai Way Kibang menjadi desa baru dengan nama Desa Purwodadi Mekar.

  1. KEADAAN WILAYAH
  2. Gambaran Umum

Desa Buana Sakti merupakan salah satu dari tujuh belas desa yang ada di kecamatan Batanghari yang saat terdiri dari empat dusun.

  1. Dusun Sidowaras
  2. Dusun Sidoluhur
  3. Dusun Sidomakmur
  4. Dusun Sidomukti

 

Sebagai tambahan, pada saat berdiri Desa Buana Sakti terdiri dari 5 dusun. Namun pada tahun 2006 Dusun Sidorukun memisahkan diri menjadi Desa Purwodadi Mekar.

Desa Buana Sakti terdiri dari 10 Rukun Tetangga.

  1. Demografi

Desa Buana Sakti berada Di Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung dengan luas wilayah 950,18 hektar yang terdiri dari :

  • Perumahan : 230 ha
  • Peladangan : 361 ha
  • Rawa : 99 ha
  • Perkebunan : 250,18 ha
  • Lapangan : 2 ha
  • Makam : 3 ha
  • Sekolahan : 1,5 ha
  • Tanah Desa : 3,5 ha

 

  1. Batas Wilayah
  • Utara dan Timur berbatasan dengan sungai Way Sekampung
  • Selatan berbatasan dengan Desa Purwodadi Mekar
  • Barat berbatasan dengan Desa Margototo Kec. Metro Kibang

 

  1. Kependudukan

Saat, penduduk Desa Buana Sakti terdiri dari 823Kepala Keluarga dengan rincian

Laki Laki              : 1318

Perempuan         : 1276

 

  1. Suku yang mendiami

Jawa                     : 99,90 %

Suku Lain            : 0,1 %

 

  1. Agama

Islam                    : 99,82 %

Khatolik               : 0,18 %

Kristen                 : 0 %

Budha                  : 0 %

Hindu                   : 0 %

Khong Hu Chu     : 0 %

 

  1. Mata Pencaharian

Petani                  : 93,41 %

Buruh Tani          : 3,84 %

PNS                      : 0,27 %

Pertukangan       : 0,92 %

Pensiunan           : 0,11 %

  1. PEMERINTAHAN SAAT INI
  1. Kepala Desa : TUMARI S.Pd

 

  1. Sekretaris Desa : MUQOSIM, S.Pd

 

  1. Kepala Seksi :
  • Seksi Pemerintahan : TIMU IRAWAN
  • Seksi Kesejahteraan : MU’ALIM
  • Seksi Pelayanan : AHMAD TOHARI

 

  1. Kepala Urursan :
  • Urusan Umum/T. Usaha : SUGINO
  • Urusan Keuangan : MUSTAKIM
  • Urusan Perencanaan : BUDIMAN
  1. Ketua BPD :  NASIB
  2. Ketua LPM : LPM
  3. Kepala Dusun :
  • Dusun Sidowaras : SUTIKNO
  • Dusun Sidoluhur : SUGIANTO
  • Dusun Sidomakmur : BANGUN SETIYADI
  • Dusun Sidomukti : SOLIMIN

Hari

suka makan mie instant dan coca cola. Sering dibilang introvert, padahal cuma malas ketemu orang-orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daily Lyfe

Proyek Bulan Agustus

Sebelumnya ini bukan sebuah “proyek” cari cuan tetapi lebih ke projek dalam hidup. Media Sosial, sering menganggungku. Aku sering sekali menggunakan Media Sosial, dan sudah lama menggunakan Media Sosial. Meski belum pernah mencoba my space, namun aku pernah menggunakan Friendster sebagai Media Sosial, ya pada zaman SMP. Aku pernah menggunakan Facebook sebagai Media Sosial pencari […]

Baca Lagi
Lyfe Uncategorized

Sekolah di Masa Pandemi #Covid19

BERSEKOLAH DI ERA PANDEMI Pandemi COVID-19 Masih belum usai, mungkin hingga tahun 2022. Banyak aspek yang berubah sejak pandemi ini. Salah satunya adalah pendidikan.Kegiatan tatap muka masih yang seperti biasa dilakukan pada proses belajar mengajar mulai dihentikan. Namun, kegiatan pembelajaran harus tetap berlangsung. Belajar daring, istilahnya. Belajar dari sama-saja dengan belajar seperti biasa, namun kali […]

Baca Lagi
Lyfe

Mesin Waktu, Mesin Rindu

Dimulai dengan suara alarm smartphone mengawali aktivitas pagi ini. Kubangun, shalat shubuh kemudian menghidupkan computer. Mengecek Email, chat yang lupa kubalas, bahkan kulihat. Gadget, memang sudah menjadi “adat istiadat” di zaman yang kata orang bilang four point ou. Mengingat dahulu ketika bangun tidur, aku hanya menghidupkan televisi cuma sekedar menonton kartun chalk zone. Itupun jika […]

Baca Lagi